Global Warming yang sedang menjadi pembicaraan dan menjadi ancaman kelangsungan kehidupan dunia. Berawal dari efek rumah kaca dan pembakaran bahan bakar fosil yang setiap hari semakin meningkat, ditambah dengan pembabatan hutan yang berlangsung dengan sangat cepat. Hutan yang berfungsi untuk mengurangi karbondioksida ternyata telah berkurang akibat ulah manusia sendiri. Hutan dibabat untuk memenuhi kebutuhan napsu manusia.
Global Warming yang terjadi bukan lagi hanya krisis tentang naiknya suhu secara global yang mengakibatkan mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan. Mencairnya es di kutub akan mengulang kembali sejarah bumi. Dimana ketika pada jaman es, es di kutub mencair maka permukaan air laut akan naik. Hal ini mengakibatkan beberapa daerah menjadi pulau. Seperti pulau Kalimantan yang terpisah dari benua Asia dan Pulau Papua yang terpisah dari benua Australia. Perubahan cuaca yang terjadi juga akibat dari pemanasan global. Musim kemarau yang lebih panjang akan mengancam kehidupan di bumi.
Krisis air bersih akan terjadi di banyak daerah. Terutama di negara-negara dunia ketiga. Dimana negara-negara dunia ketiga masing tergantung dengan sumber air bersih dari alam. Mereka belum mampu mengolah air laut atau air yang sudah tercemar menjadi air bersih yang layak konsumsi karena keterbatasan teknologi, pengetahuan dan keterbatasan dana. Karena penebangan hutan yang tak terkendali, maka daya serap tanah terhadap air untuk cadangan sumber air bersih juga akan berkurang. Hal ini akan mengakibatkan berkurangnya cadangan air tanah yang menjadi sumber air bersih. Belum lagi ditambah dengan meningkatnya suhu secara global yang akan meningkatkan penguapan air yang sudah tersimpan di dalam tanah.
Dengan terjadinya krisi air bersih, efek donimo yang terjadi akan sangat panjang. Krisis pangan karena ketidak tersediaan air untuk irigasi tanaman pangan yang berakibat pada kelaparan dalam skala besar. Dengan adanya krisis air bersih dan krisis pangan maka peperangan juga mungkin akan terjadi.
Dengan melihat kenyataan dan efek domino yang mungkin terjadi, maka sudah saatnya untuk kita semua menjaga kelestarian alam, melindungi pohon dan hutan. Perlindungan hutan bukan lagi menjadi tanggung jawab aparat terkait semata, tetapi juga kita semua sebagai umat manusia yang masih membutuhkan bumi untuk berpijak, untuk tempat tinggal anak-cucu kita sebagai penerus generasi yang akan datang atau membiarkan kerusakan terus berlanjut dan umat manusia bernasib seperti dinosaurus yang punah dari muka bumi.
LET'S DO A SMALL THING TO SAVE OUR PLANET!!!
Kamis, 13 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar